Anak-anak bilang: Memilah dan menaruh sampah
kategori: curhat
Hampir setengah tahun aku diberi kesempatan bantu-bantu Gropesh. Kegiatannya banyak, ada pameran, road show kecil-kecilan, sampai buka playgroup atau cuap-cuap di muka kelas. Sering banget aku ketemu anak-anak (baik yang kecilnya se-SD sampai yang udah gede tapi dipanggil "anak" sama emaknya). Mereka sering sekali berbagi pengalaman atau cerita.
Setelah dilihat-lihat, anak-anak itu adalah kelompok yang paling responsif dan paling hayuk diajak untuk memulai kebiasaan hidup ramah lingkungan.
Salah satu topik bahasan yang menggelitik banget setiap kali ada yang "curhat" adalah: "meminta agar mama papa (atau saudara, dll) menaruh sampah pada tempatnya" (yang kadang-kadang termasuk juga urusan pilah memilah).
Ada yang orang tuanya bilang, "Ah! Cerewet kamu!" atau ada yang pura-pura nggak denger.
Ada juga yang orang tuanya langsung bersemu merah dan langsung menaruh sampah di tempat yang seharusnya. Ada lagi yang orang tuanya kalau mau "buang sembarangan" di tempat umum itu sambil ngumpet-ngumpet, seperti berharap nggak ada yang lihat, dan setelah dipergoki anaknya langsung bersemu merah.
Ada lagi orang tua yang ketat banget menjalankan 3R+1R di rumahnya, sampai-sampai satu rumah itu seperti rumah percontohan.
Tapi banyak anak juga yang bilang, "Paling kesel kalo di rumah udah capek-capek dipilah, sampe diomelin mamah, tapi pas diangkut truk sampah, dicampur lagi jadi satu."