Dompet dari majalah
Kapan hari gitu saya diajari teman cara membuat dompet dari kertas bekas. Bisa dari majalah, dari koran, dari kertas fotokopi, brosur, dan lain-lain. Kalau temanku membuatkan dompet kertas murah meriah itu untuk anaknya yang sering bosenan. Hari ini suka Momokuro Boo, hari lain jadi retro dan suka Vaudeville Duo. Supaya tren dompet anaknya juga mengikuti "selera minggu ini", anaknya diajarkan cara membuat dompet dari kertas, supaya kalo gonta-ganti model tidak berat diongkos. Bagusnya lagi, walau perlu gunting dan/atau cutter, dua benda tajam ini nggak mesti kok. Asal menyobeknya rapi, bisa menggunakan jari (dibantu dengan penggaris) saja. Dan tidak butuh lem juga (tapi kalau mau juga boleh).
Motifnya tinggal dicetak menggunakan printer berwarna di atas bagian polos pada kertas bekas yang hendak dilipat menjadi dompet, atau kertas ditempelkan guntingan-guntingan bercorak bagus, kemudian dilapisi plastik berperekat (laminating sheet), jadi deh. Atau kalau sudah menggunakan kertas majalah yang agak tebal, tidak dilapisi lagi juga sudah lumayan kuat.
Aku coba bikin langkah-langkahnya di sini ya. Semoga jelas gitu. Berhubung saya kan paling nggak pinter ngajar. Kalau ada salah atau kurang jelas, mohon maaf before and after (kayak kata temenku).
Ya, kira-kira gitu sih. Kalau saya, pake kertas majalah yang kebetulan ada gambar coklat-coklat enak (nyam!), dan kertasnya dirangkap, supaya agak lebih tebal sedikit. Udah seminggu lebih dipake, dan masih belum terlihat tanda-tanda rusak sih. Tanda-tanda bosen malah udah ada. Hmm.. pengen bikin yang motif apa ya lain kali?