Takakura, Sakti Mandraguna
Ini bukan cerita mengenai Bapak Ken Takakura, sang aktor kenamaan hampir-spesialis peran Yakuza dari Jepang. Tapi tentang seseorang yang inisialnya sama dengan Pak Ken ini. Namanya Pak Koji Takakura, dia itu kerja di perusahaan Jepang yang namanya JPec apa gitu. Bersama-sama dengan Pusdakota (Pusat Pemberdayaan Komunitas Perkotaan) Surabaya serta Pemerintah Kota Kitakyushu di Jepang (melalui Kitakyushu Techo-cooperative Association), ia mengembangkan metode yang dikasih nama keren: Takakura Home Method. Atau sering juga dikenal sebagai Kotak Takakura atau Keranjang Takakura.
Singkatnya, metode ini adalah metode bikin kompos pake sistem aerobic fermentation, artinya menggunakan bakteri yang rajin senam aerobik.
Eh, aduh.
Em… Untuk cerita lengkapnya, termasuk latar belakang biologinya, bisa liat di sini, sini, atau sini.
Lewat dua tahun sejak pertama kali dipake sama Arek-arek Suroboyo, akhirnya si sayah disuruh juga nyoba metode ini. Oleh Ibu Endang, saya dibekali bahan-bahannya dan disuruh mencoba. Siapa tau sukses. Untuk pemula seperti sayah (hohoho, yang masak aer aja bisa gosong), sampah dapur yang dimasukkan ke dalam kotak ini nggak boleh asal masuk. Untuk sekarang, yang masuk itu sampah jenis daon atau sayur atau kulit buah atau apa saja yang nggak anyir. Nanti kalau sudah beberapa kali bisa, baru naik pangkat ke tulang-tulang, seafood, dan yang intinya anyir. Hehehe, ya iya lah ya, coba pake yang gampang dulu, pelan-pelan dari bawah. Kalo yang gampang aja gagal, apa lagi yang susah yah?
Waktu raker dulu, karena waktunya sempit, aku nggak sempet tanya-tanya banyak sama Ibu Endang. Pas udah naik bis menuju pulang, sumpah panik banget. Huhuhuhu, kalo ntar hasilnya nggak bagus gimana? Tapi, akhirnya teringat kalo ada yang namanya internet (maapkan saya Ibu Bos, saya menggunakan internet kantor buat nyari resep kompos yah… nanti kalo sayah udah bikin komposnya, sayah bagi ke Ibu Bos deh).
Catatan terkait:
Takakura: Langkah demi Langkah
Takakura: Yang Sering Ditanyakan (bagian 1, bagian 2)
wah dah banyak banget pembahasan tentang kompos, tapi baru kali ini lihat artikel yang bahasanya aneh alias kagak formal. jadi enak dibacanya, ga monoton. thanks ya ilmunya….^-^
Comment by nuranie — 7.11.2007 @ 5:44 am
hmmmm
………………………..
Comment by fa_beoulve — 19.09.2008 @ 1:44 am
Buat teman-teman yang ingin mengolah sampah menggunakan Keranjang TAKAKURA tetapi ingin praktis, atau mengunakan LUBANG RESAPAN BIOPORI. Keranjang TAKAKURA dan BOR BIOPORI dapat dibeli di CV.EPRISTARI Jakarta.
Lihat informasinya di
http://cv-epristari.blogspot.com/
http://indonetwork.co.id/CV_EPRISTARI/840854/biopori-takakura-tas-mainan-produk-daur-ulang.htm (disana juga jual Pencacah sampah organik ukuran mini, sangat cocok dikombinasikan dengan keranjang TAKAKURA atau Bor tangan utk bikin Lubang resapan biopori)
Silahkan menghubungi :
Lesti Aty, SSi 021 9982 6018 atau Primadia 08161607263
Taman Pondok Cabe Blok C3/5-7 Pamulang 15418 Jakarta
Comment by epristari — 21.11.2008 @ 4:28 pm